Saat penggerebekan terjadi DP, jadi pelampiasan amarah karena dianggap menjadi pelakor. Dalam laporannya, oknum pejabat wanita ini mendapat tindak kekerasan penganiayaan dari terlapor.
Penganiayaan terhadap DP akhirnya berhenti setelah Dedy datang. Selanjutnya, dia meminta kasus dugaan perselingkuhan tersebut diselesasikan di kantor polisi.
Meskipun demikian, DP yang tidak terima kekerasan yang dialaminya memutuskan melaporkan balik kasus tersebut ke Polrestabes Medan.
Dikethui, oknum pejabat di Tanjungbalai berinisial berinisial ARM dengan seorang camat asal Aceh berinisial DP. Kasus ini terungkap setelah keluarga ARM menggerebek mereka di dalam mobil yang parkir di kawasan Padang Bulan, Medan.
Informasi dihimpun, awalnya mereka bertemu di Jakarta, pada Kamis (7/10/2021). Pertemuan tersebut kemudian berlanjut ke Medan. Sabtu (9/10/2021), keduanya lalu kembali ke Medan via jalur udara. Sesampainya di Bandara Kualanamu, ARM dijemput oleh sopirnya sedangkan wanita DP naik kereta api bandara ke Kota Medan.
Sesampainya di Medan, pasangan ini kembali bertemu, hingga sampai di kawasan Padang Bulan. Saat itulah, pihak keluarga laki-laki melabrak kedua pejabat ini.