Polisi menduga cara tersebut dilakukan agar jumlah produk yang dipasarkan lebih banyak sehingga keuntungan yang diperoleh pelaku meningkat.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memproduksi vape narkoba. Barang bukti yang diamankan antara lain 17 unit vape berbagai merek, 38 cartridge kosong, enam perangkat (device) vape, tiga botol liquid, satu mesin impulse sealer, serta berbagai peralatan produksi lainnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan produk vape yang diedarkan pelaku mengandung narkotika. Temuan tersebut kini masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan.