Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka
ISTANBUL, iNews.id - Batalyon militer Israel yang menjadi sorotan dunia karena dikaitkan dengan pembunuhan bocah GazaHind Rajab terus mengalami nasib buruk. Dalam kurun waktu 2 tahun, empat komandan batalyon tersebut tewas atau mengalami luka serius dalam perang yang melibatkan Israel di Gaza dan Lebanon.
Korban terbaru adalah Letnan Kolonel Dor Gedalia Ben Simhon (32), komandan Batalyon ke-52 Brigade Lapis Baja ke-401. Dia tewas bersama tiga tentaranya setelah tank yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan Hizbullah di Lebanon Selatan.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan kematian Ben Simhon pada Jumat (19/6/2026). Dia merupakan komandan keempat Batalyon ke-52 yang tewas atau terluka sejak perang Israel di Gaza dan Lebanon dimulai.
Surat kabar The Times of Israel melaporkan, Batalyon ke-52 menarik perhatian internasional karena perannya dalam insiden yang menewaskan Hind Rajab, bocah Palestina berusia 6 tahun, di Kota Gaza pada Januari 2024.
Kasus Hind Rajab mengundang kecaman dunia internasional. Saat itu, Rajab dan keluarganya ditembaki ketika berusaha mengungsi menggunakan mobil. Bocah tersebut sempat selamat dari serangan awal dan menghubungi layanan darurat untuk meminta pertolongan.