BBM Naik di Sumut karena Penyesuaian Pergub, Ini Kata Edy Rahmayadi

Ahmad Ridwan Nasution
Gubernur Sumut Edy Rahyamadi. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

Dia membantah kenaikan PBBKB dari sebelumnya 5 persen menjadi 7,5 persen tersebut sebagai faktor utama penyebab naiknya harga BBM di Sumut.

"Bukan mengacu pergub). Pergub menyesuaikan peraturan dari atas. Pertamina hanya mencari momentum untuk menaikkan harga," ujar Edy, Kamis (1/4/2021).

Dia menegaskan tidak punya hak untuk menentukan harga BBM di Sumut. Namun kenaikan tersebut imbas dari kebijakan moneter pemerintah pusat.

"Ini pengaruh moneter. Moneter ini punya siapa? ya nasional. Hanya lima yang tidak boleh dilakukan daerah, hukum, pendidikan, agama, pertahanan dan keamanan, kemudian moneter," katanya.

Gubernur bahkan menyebut kenaikan harga di tengah pandemi seperti saat ini merupakan kebijakan tak populis yang dikhawatirkan akan memberatkan masyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Makassar, Antrean Bus dan Truk Mengular di SPBU

57 tahun lalu

Solar Langka di Tuban, Sopir Truk Antre Berjam-jam di SPBU

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Mobil Angkut BBM Terbakar Depan SPBU Toraja Utara, Jalur Trans Sulawesi Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal