Sumsel Waspada Karhutla, Tinggi Muka Air Lahan Gambut Mulai Surut

Antara
Ilustrasi air di lahan gambut untuk cegah kebakaran hutan dan lahan di Sumsel (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Tinggi muka air lahan gambut beberapa wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) terpantau mulai mengalami penurunan. Hal ini disebabkan berkurangnya curah hujan. Melihat hal ini, antisipasi kebakaran hutan dan lahan perlu digencarkan.

Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan (Dishut) Sumsel, Syafrul Yunardy, mengatakan, penurunan Tinggi Muka Air (TMA) lahan gambut terpantau di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Muara Enim dan Musi Banyuasin.

"Di beberapa daerah lahan gambut memang masih ada yang TMA-nya normal karena masih hujan, namun di sebagian daerah lainnya sudah mulai turun," kata Syafrul, Rabu (24/6/2020).

Turunnya TMA di bawah 40 centimeter tersebut cenderung lebih lambat jika dibandingkan kondisi tahun lalu karena pada rentang Mei - Juni 2019 lahan gambut bahkan sudah kering, sedangkan saat ini penurunan TMA masih pada kategori lembab.

“Kondisi lembab dipengaruhi cuaca hujan selama pancaroba masih berlangsung dengan Hari Tanpa Hujan (HTH) atau jarak waktu antarhujan belum melebihi 10 hari, namun intensitas curahnya mulai berkurang,” kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB: Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Klaten

57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Karhutla di Kutai Barat Kaltim, 1 Hektare Lahan Perkebunan Terbakar

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal