Ini Alasan Presiden Perancis Tolak Tetapkan Rusia sebagai Negara Sponsor Terorisme

Syarifudin
Presiden Prancis Emmanuel Macron Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Ist)

PARIS, iNews.id -Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky terus mengusulkan agar Rusia ditetapkan sebagai sponsor terorisme. Namun usulan tersebut tidak berjalan mulus, karena mendapatkan penolakan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Macron menjelaskan Paris tidak memerlukan “definisi” apa pun untuk memberikan sanksi kepada Moskow atau mengutuk dugaan “kejahatan perangnya.” 

Pada Senin (27/6/2022), Zelensky mengklaim, "Negara Rusia telah menjadi organisasi teroris terbesar di dunia. Dan ini harus menjadi fakta hukum,” tulis presiden Ukraina di Telegram.

Mengomentari pernyataan Zelensky selama konferensi pers pada Selasa (28/6/2022), Macron mengatakan negaranya tidak mengikuti “metodologi” seperti itu dan telah konsisten dalam pendekatannya terhadap “kejahatan perang” Rusia. 

Mengacu pada dugaan pembunuhan warga sipil di kota Bucha oleh pasukan Rusia yang dibantah keras Moskow, Macron menyatakan, “Ini adalah kejahatan perang.”

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ukraina Tangkap Mantan Agen KGB, Bantu Serangan Rusia yang Tewaskan 50 Tentara

57 tahun lalu

Ukraina Tangkap Mata-Mata Rusia, Bantu Serangan yang Tewaskan 50 Tentara

57 tahun lalu

Iran Daftar untuk Bergabung dengan China dan Rusia di BRICS

57 tahun lalu

Dituduh Bantu Rusia, 5 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS

57 tahun lalu

Presiden Zelensky Pidato di PBB, Rusia Sebut Itu Kampanye Minta Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal