Ini Alasan Presiden Perancis Tolak Tetapkan Rusia sebagai Negara Sponsor Terorisme

Syarifudin
Presiden Prancis Emmanuel Macron Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Ist)

Sejak peluncuran serangan militer Rusia di Ukraina, Moskow dan Kiev telah saling menuduh menargetkan warga sipil dan melakukan kejahatan perang lainnya. Pada Senin, Ukraina mengklaim Rusia menyerang pusat perbelanjaan di kota Kremenchug, menewaskan dan melukai banyak warga sipil.

Militer Rusia menjawab mereka telah menargetkan persediaan senjata Barat tetapi ledakan amunisi menyebabkan kerusakan pada pusat perbelanjaan terdekat, yang menurut Moskow tidak berfungsi. 

Rusia menyerang negara tetangga itu pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk. 

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina. Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ukraina Tangkap Mantan Agen KGB, Bantu Serangan Rusia yang Tewaskan 50 Tentara

57 tahun lalu

Ukraina Tangkap Mata-Mata Rusia, Bantu Serangan yang Tewaskan 50 Tentara

57 tahun lalu

Iran Daftar untuk Bergabung dengan China dan Rusia di BRICS

57 tahun lalu

Dituduh Bantu Rusia, 5 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS

57 tahun lalu

Presiden Zelensky Pidato di PBB, Rusia Sebut Itu Kampanye Minta Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal