Ini Alasan Presiden Perancis Tolak Tetapkan Rusia sebagai Negara Sponsor Terorisme

Syarifudin
Presiden Prancis Emmanuel Macron Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Ist)

Dia menekankan, Paris mengutuk para pelaku dan mendukung penyelidikan yang pada akhirnya akan membawa mereka yang bertanggung jawab atas kekejaman ke "keadilan Ukraina dan internasional." Selain itu, Prancis tidak memerlukan definisi yudisial untuk memberikan sanksi kepada Rusia, klaim Macron.

“Kami memberikan sanksi kepada Rusia dan kami tidak memerlukan definisi apa pun untuk melaksanakan sanksi ini,” ujar pemimpin Prancis itu. 

Dia menambahkan, karena “Rusia tidak dapat dan tidak boleh menang” dalam konflik tersebut, Prancis dan sekutunya akan terus memberlakukan pembatasan di Moskow dan untuk mendukung Ukraina, baik secara ekonomi maupun militer, selama diperlukan. 

Menurut Macron, tujuannya adalah memastikan Kiev dapat bernegosiasi dengan Rusia “dengan persyaratannya dan pada saat yang dipilihnya.”

Macron secara konsisten menolak menggunakan istilah yudisial untuk menggambarkan situasi di Ukraina. Pada April, dia mengatakan tidak akan menggunakan kata “genosida” untuk menggambarkan perilaku Rusia di Ukraina. Menurut Macron, "Kata 'genosida' harus dikualifikasikan oleh para ahli hukum, bukan oleh politisi." Zelensky, sementara itu, mengklaim setiap orang di dunia harus tahu bahwa, “Membeli atau mengangkut minyak Rusia, mempertahankan kontak dengan bank-bank Rusia, membayar pajak dan bea masuk ke negara Rusia berarti memberikan uang kepada teroris.” 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ukraina Tangkap Mantan Agen KGB, Bantu Serangan Rusia yang Tewaskan 50 Tentara

57 tahun lalu

Ukraina Tangkap Mata-Mata Rusia, Bantu Serangan yang Tewaskan 50 Tentara

57 tahun lalu

Iran Daftar untuk Bergabung dengan China dan Rusia di BRICS

57 tahun lalu

Dituduh Bantu Rusia, 5 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS

57 tahun lalu

Presiden Zelensky Pidato di PBB, Rusia Sebut Itu Kampanye Minta Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal