Imbas Dugaan Kekerasan Mahasiswa, UIN Raden Fatah Palembang Dilaporkan ke Ombudsman

Dede Febriansyah
UIN Raden Fatah Palembang. (Foto: Facebook)

Hendrico menjelaskan, pihak Ombudsman juga akan mengklarifikasi pihak UIN Raden Fatah jika laporan maladministrasi telah sesuai dengan syarat yang telah diajukan.

"Bisa kita yang datang ke sana atau mereka yang ke sini, nanti akan diminta untuk menjawab apa yang dilaporkan oleh pelapor," tutur dia.

Sebelumnya, seorang mahasiswa Univesitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang harus dirawat di rumah sakit. Mahasiswa berinisial A (19) ini mengalami kekerasan fisik diduga dianiaya senior dalam kegiatan diksar organisasi. 

Korban yang kini dirawat di RS Hermina Jakabaring mengalami luka lebam di wajah dan kedua tangan. Diduga korban dianiaya seorang mahasiswa senior menggunakan bambu saat mengikuti diksar di Bumi Perkemahan Gandus Palembang, Jumat lalu.

Informasinya, peristiwa kekerasan di organisasi kemahasiswaan ini berawal saat korban dan pelaku selisih paham terkait masalah internal organisasi. Tidak lama setelah keributan mulut, korban langsung diniaya menggunakan bambu hingga korban kesakitan. 

Korban kemudian pulang ke rumah dengan kondisi luka lebam di muka dan tangan. Korban kemudian dibawa oleh keluarganya ke rumah sakit dan diketahui telah menjadi korban kekerasan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diksar Maut, Polisi Ungkap Peran 8 Tersangka Meninggalnya Mahasiswa Unila

57 tahun lalu

8 Orang Ditetapkan Tersangka Meninggalnya Mahasiswa Unila Peserta Diksar Mahepel

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unila Korban Diksar Maut, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Kronologi Mahasiswa Unila Tewas Diduga Dianiaya saat Diksar Mahepel

57 tahun lalu

Cabuli Mahasiswa Baru Sesama Jenis, Oknum Pegawai UIN Palembang Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal