Imbas Dugaan Kekerasan Mahasiswa, UIN Raden Fatah Palembang Dilaporkan ke Ombudsman

Dede Febriansyah
UIN Raden Fatah Palembang. (Foto: Facebook)

PALEMBANG, iNews.id - Kuasa hukum A (19), mahasiswa yang diduga dikeroyok seniornya saat mengikuti DiksarUKMK Litbang di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, beberapa waktu lalu, melaporkan UIN Raden Fatah ke Ombudsman RI perwakilan Sumatera Selatan. Kampus tersebut dilaporkan atas tuduhan pelanggaran adiminstrasi terkait penyelenggaraan diksar tersebut.

"Kami juga telah melaporkan pihak kampus ke Ombudsman karena diduga telah melanggar administrasi terkait penyelenggaraan Diksar UKMK Litbang," ujar Prengki, Rabu (12/10/2022).

Menurutnya, dugaan pelanggaran terjadi karena UIN sebagai lembaga pendidikan diduga tidak melakukan pengawasan kegiatan mahasiswa saat pelaksanaan Diksar UKMK Litbang.

"Ada enam poin yang kami sampaikan ke Ombudsman, di antaranya meminta Ombudsman RI mengatensi pihak Kementerian Agama RI agar mengambil tindakan. Kami juga meminta ketegasan kampus agar korban dapat dilindungi sampai dengan kuliahnya selesai," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Keasistenan Pemeriksa Laporan Ombudsman perwakilan Sumsel, Hendrico Rifai, memastikan telah menerima laporan tersebut. Pihaknya bakal mengkaji lebih dulu laporan tersebut.

"Dalam minggu ini kami akan menggelar rapat pleno terkait laporan maladministrasi ini," kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diksar Maut, Polisi Ungkap Peran 8 Tersangka Meninggalnya Mahasiswa Unila

57 tahun lalu

8 Orang Ditetapkan Tersangka Meninggalnya Mahasiswa Unila Peserta Diksar Mahepel

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unila Korban Diksar Maut, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Kronologi Mahasiswa Unila Tewas Diduga Dianiaya saat Diksar Mahepel

57 tahun lalu

Cabuli Mahasiswa Baru Sesama Jenis, Oknum Pegawai UIN Palembang Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal