Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

Tim iNews
Tim gabungan Polda Sumbar dan Polres Sijunjung membakar dua kapal kayu yang digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal di aliran sungai Kabupaten Sijunjung. (Foto: dok Polri)

Dalam operasi tersebut, tim gabungan menemukan dua kapal kayu berukuran besar yang digunakan untuk menambang emas secara ilegal di wilayah Sijunjung.

“Hingga malam hari, tim gabungan Polda Sumbar bersama Polres Sijunjung telah mengamankan dua unit kapal kayu berukuran besar yang digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin. Kedua kapal tersebut kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar di lokasi,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Hendra Yose mengatakan, penertiban fokus di sejumlah kawasan yang diduga menjadi titik aktivitas tambang ilegal.

Lokasi tersebut di antaranya kawasan Batu Gando di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan hingga wilayah Batang Ombilin dan Batang Palangki.

“Penertiban difokuskan di kawasan Batu Gando sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan, kemudian di sepanjang Batang Ombilin hingga Batang Palangki. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar AKP Hendra Yose.

Menurutnya, aktivitas PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak buruk terhadap lingkungan. Mulai dari pencemaran sungai, kerusakan alam, hingga membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Kejati Jatim Tahan 3 Tersangka Kasus Pungli Izin Tambang, Rp2,3 Miliar Disita

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Batam, 4 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal