Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang
Advertisement . Scroll to see content

7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:55:00 WIB
7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar
Petugas mengamankan tujuh WNA asal China dan 10 alat berat dalam penggerebekan tambang emas ilegal di kawasan hutan, Nabire, Papua Tengah. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

NABIRE, iNews.id - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) membongkar dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan hutan KM 95 Unipo, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) asal China yang diduga terlibat dalam tambang ilegal berskala besar.

Pengungkapan kasus dilakukan tim gabungan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bersama Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 173/PVB setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas alat berat di kawasan hutan.

Laporan tersebut menyebut adanya dugaan aktivitas tambang ilegal di Desa Urumusu, Desa Gamei Biru dan Desa Gamei Jaya, Distrik Siriwo. Setelah dilakukan pengecekan lapangan, petugas menemukan indikasi kuat adanya praktik penambangan emas ilegal dalam kawasan hutan.

Saat operasi dilakukan, tim menemukan 10 unit alat berat, satu kamp pekerja dan dua pondok operator alat berat yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas tambang emas ilegal tersebut.

Berdasarkan hasil plotting, lokasi penambangan diketahui berada di Kawasan Hutan Produksi Terbatas sesuai SK Menteri Kehutanan Nomor 10798 Tahun 2025.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut