7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

Tim iNews
Petugas mengamankan tujuh WNA asal China dan 10 alat berat dalam penggerebekan tambang emas ilegal di kawasan hutan, Nabire, Papua Tengah. (Foto: Ist)

NABIRE, iNews.id - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) membongkar dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan hutan KM 95 Unipo, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) asal China yang diduga terlibat dalam tambang ilegal berskala besar.

Pengungkapan kasus dilakukan tim gabungan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bersama Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 173/PVB setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas alat berat di kawasan hutan.

Laporan tersebut menyebut adanya dugaan aktivitas tambang ilegal di Desa Urumusu, Desa Gamei Biru dan Desa Gamei Jaya, Distrik Siriwo. Setelah dilakukan pengecekan lapangan, petugas menemukan indikasi kuat adanya praktik penambangan emas ilegal dalam kawasan hutan.

Saat operasi dilakukan, tim menemukan 10 unit alat berat, satu kamp pekerja dan dua pondok operator alat berat yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas tambang emas ilegal tersebut.

Berdasarkan hasil plotting, lokasi penambangan diketahui berada di Kawasan Hutan Produksi Terbatas sesuai SK Menteri Kehutanan Nomor 10798 Tahun 2025.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang

57 tahun lalu

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Tambang Samin Tan

57 tahun lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

57 tahun lalu

Kejati Tahan Kepala Dinas ESDM Jatim terkait Kasus Dugaan Pungli Izin Tambang

57 tahun lalu

Prabowo Perintahkan Bahlil Berantas Tambang Ilegal: Nggak Ada Kasihan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal