Tak hanya itu, Lapas Padang juga menjadikan rehabilitasi narkotika sebagai program pembinaan unggulan.
Program itu merupakan langkah untuk mencapai target Lapas Kelas IIA Padang yang bebas dari Halinar (HP, Pungli, dan Narkoba) pada 2021.
Pada 2021 Lapas Padang diberi kepercayaan untuk melaksanakan rehabilitasi kepada 220 warga binaan, terdiri atas 120 orang rehabilitasi sosial dan 100 orang rehabilitasi medis.
"Para warga binaan diminta benar-benar menjauhi narkotika serta tidak lagi menyentuh barang terlarang itu apapun jenisnya," katanya.