Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Padel Makin Digemari, Dokter Ungkap Risiko Cedera yang Mengintai
Advertisement . Scroll to see content

Cedera Olahraga Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini Penjelasan Dokter

Senin, 20 Juli 2026 - 12:26:00 WIB
Cedera Olahraga Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini Penjelasan Dokter
Cedera olahraga tidak melulu harus operasi. (Foto: Bethsaida Healthcare)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idCedera saat berolahraga kerap membuat banyak orang panik. Tak sedikit yang langsung mengira operasi menjadi satu-satunya jalan untuk kembali pulih. 

Padahal, menurut dokter spesialis ortopedi, sebagian besar cedera olahraga justru dapat ditangani tanpa tindakan bedah apabila mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Subspesialis Cedera Olahraga Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Herryanto Agustriadi Simanjuntak, M.H.Kes., Sp.OT, Subsp. CO, mengatakan cedera olahraga memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda sehingga terapi yang diberikan harus disesuaikan dengan kondisi pasien.

Menurutnya, cedera dapat terjadi pada otot, sendi, ligamen, tulang maupun tulang belakang, tergantung jenis olahraga dan mekanisme cedera yang dialami.

"Cedera olahraga memiliki tingkat keparahan yang berbeda. Sebagian dapat ditangani secara konservatif melalui obat-obatan, fisioterapi, dan rehabilitasi. Namun, pada kondisi tertentu, tindakan operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki struktur yang mengalami kerusakan dan mengembalikan fungsi gerak pasien," ujar dr. Herryanto dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut