Sehingga kata dia, akan berdampak pada roda perekonomian. Untuk itu tidak boleh lengah dan terus adaptif dengan situasi yang berkembang, serta lebih optimal lagi dalam penerapan protokol covid-19 dan tidak memundurkan upaya-upaya yang telah dikerjakan sebelumnya.
Wakapolda juga berharap dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan ini, petugas bisa melakukan deteksi dini serta pemetaan terhadap lokasi dan kegiatan yang dapat menimbulkan pelanggaran lalu lintas.
Tak hanya itu pelanggaran protokol kesehatan, melaksanakan pembinan dan penyuluhan akan pentingnya protokol kesehatan serta upaya dalam rangka mendukung program vaksinasi nasional.
Kemudian melakukan edukasi dan penerangan serta membangun kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat, dan melaksanakan publikasi tertib berlalu lintas dan pentingnya dalam menerapkan protokol kesehatan melalui media massa serta media sosial.
Sementara itu ditambahkan oleh Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol Robertho Pardede, pelaksanaan kegiatan Operasi Keselamatan Samrat 2022 ini menurunkan sebanyak 120 personel Polda Sulut.