Honorer Samsat Makassar yang Diduga Gelapkan Pajak Terancam Dipecat dan Dipidana

Antara
Ilustrasi gelapkan uang pajak (Foto: Ist)

MAKASSAR, iNews.id - Pegawai honorer Samsat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diduga menggelapkan pajak terancam dipecat dan dipidana. Hal itu diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Samsat Makassar I Yarham Yasmin.

Diketahui, pegawai honorer itu bernama Auliayah (37) Bagian Pengawasan Dalam Kantor Samsat Makassar I, Sulsel.

"Jadi, saudari Aulia ini statusnya sebagai Pamdal (Pengawasan Dalam). Sebenarnya dalam kasus seperti ini dia melanggar kode etik, tidak perlu lagi ada teguran pertama, kedua. Kalau dia melanggar, yah sudah dipotong saja (dipecat)," tegasnya.  

Ia menegaskan untuk pelaku sendiri pemecatan tidak dengan hormat kepada pegawai tersebut adalah langkah tepat untuk memberi efek jera bagi pegawai yang lain. 

Selain pemecatan, sambungnya, pegawai itu juga terancam dikenakan saksi pidana atas perbuatannya.

Kronologi terbongkar perbuatan pelaku

Ia mengatakan, terbongkarnya perbuatan pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat yang merasa ditipu oleh korban. 

Mendapat laporan itu, pihaknya kemudian membuka aduan hotline hingga terungkap ada 18 korban.

"Kita tindak lanjuti laporan itu dan membuka layanan aduan secara hotline. Ternyata ada 18 orang wajib pajak ditipu dengan kerugian sekitar seratus jutaan," ungkapnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pegawai Honorer Samsat Makassar Diduga Gelapkan Pajak, Korban 18 Orang dengan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

57 tahun lalu

Nasib Anggota DPRD Jember yang Viral Main Gim di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Jadi Tersangka Pemerasan Sejoli, 2 Polisi di Semarang Terancam Dipecat

57 tahun lalu

Diproses Etik-Pidana, Aipda Robig Penembak Siswa SMK hingga Tewas Terancam Dipecat

57 tahun lalu

Sunat Barang Bukti Sabu, 5 Anggota Ditresnarkoba Polda Jateng Terancam Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal