Yudo Margono Gantikan Andika Perkasa, Ini 2 Laksamana TNI AL Pernah Jabat Panglima TNI

Felldy Aslya Utama
Alifia Gita Riani
KSAL Laksamana Yudo Margono ditunjuk sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa. (Foto : Antara)

Agus dicatat dalam sejarah TNI sebagai panglima kedua dari kesatuan TNI AL. Dia menjadi Panglima TNI selama hampir tiga tahun hingga pensiun.

Laksamana Agus lahir di Blitar, 25 Agustus 1955. Dia alumni AAL tahun 1978. Karena sepak terjangnya di dunia kelautan, Agus Suhartono dijuluki sebagai salah satu penakluk samudera di jajaran elite TNI AL.

Profil Laksamana Yudo Margono

Laksamana Yudo Margono menjabat sebagai KSAL ke-27 sejak tanggal 20 Mei 2020. Dia lahir dari keluarga petani di Madiun 26 November 1965.

Yudo merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988. Dia menamatkan pendidikan dasar di SDN 02 Garon dan sekolah lanjutan di SMA Negeri 1 Mejayan.

Karienya di militer sangat mentereng. Dia memulainya sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988) kemudian dipromosikan menjadi Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364, Palaksa KRI Fatahillah 361, Komandan KRI Pandrong 801, Komandan KRI Sutanto 877 hingga Komandan KRI Ahmad Yani 351.

Kemudian dipromosikan sebagai Komandan Lanal Tual (2004-2008), Danlanal Sorong (2008-2010), Komandan Satkat Koarmatim (2010-2011), Komandan Satkor Koarmatim (2011-2012), Komandan Kolat Koarmabar (2012-2014), Paban II Opslat Sopsal (2014-2015), Danlantamal I Belawan (2015-2016), Kepala Staf Koarmabar (2016-2017).

Selanjutnya menjadi Pangkolinlamil (2017-2018), Pangkoarmabar (2018), Pangkoarmada I (2018-2019), Pangkogabwilhan I (2019-2020) dan KSAL (2020-Sekarang).

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono. (Foto: Istimewa)
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal