Usul Muktamar NU Digelar 2022, PWNU Papua: Pertimbangkan Aspek Kesehatan dan Kemanusiaan

Kastolani Marzuki
PWNU Papua mengusulkan agar Muktamar NU digelar 2020 dengan pertimbangan masih pandemi Covid-19. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua mengusulkan agar Muktamar ke-34 NU digelar pada 2022 dengan alasan aspek kesehatan dan kemanusiaan. Sebab, hingga saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung dan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Usulan PWNU Papua itu berbeda dengan PWNU lainnya yang mendesak agar Muktamar NU tetap digelar paling lambat akhir tahun ini.

“Saat ini pandemi Covid-19 belum sepenuhnya terkendali. Bahkan penyebaran virus di sejumlah daerah masih terjadi. Pemerintah pun kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan variasi level 2, 3, dan 4 di sejumlah wilayah Jawa-Bali dan provinsi yang lain,” kata Ketua PWNU Papua, H Toni Wanggai dalam keterangan tertulisnya kepada media.

Mengutip pernyataan resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa Covid-19 masih terus bermutasi dengan berbagai varian yang berbahaya seperti Alfa dan Delta. Virus SARS-CoV-2 itu kini juga bermutasi menjadi varian MU yang berpotensi menjadi dominan dan perlu diantisipasi. 

Toni juga sepakat dengan pernyataan Pakar Epideimiologi UI dr Syahrizal Syarif yang memprediksi akan ada gelombang ketiga Covid-19 pada Desember 2021. Sebab lonjakan kasus di Indonesia telah terlihat pada kisaran tiga hingga lima bulan sekali. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Nasib Adibah dan Fathullah Pasutri di Bandung, Tinggal di Gerobak sejak Pandemi

57 tahun lalu

Ditreskrimsus Polda Jabar Diganjar Penghargaan, Sukses Amankan Bantuan Oksigen Covid-19

57 tahun lalu

3 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pembuatan Wastafel di Aceh saat Pandemi Covid-19

57 tahun lalu

DIY Sukses Turunkan Angka Kemiskinan meski Prosentase Masih Tertinggi di Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal