Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur
Advertisement . Scroll to see content

Nasib Adibah dan Fathullah Pasutri di Bandung, Tinggal di Gerobak sejak Pandemi

Rabu, 01 Mei 2024 - 15:17:00 WIB
Nasib Adibah dan Fathullah Pasutri di Bandung, Tinggal di Gerobak sejak Pandemi
Adibah dan Fathullah, pasutri di Bandung yang tinggal di gerobak sejak pandemi 2020 karena kehabisan modal. (Foto: MPI/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Adibah (32) seorang perantau asal Sulawesi harus merasakan pahitnya hidup pascapandemi Covid-19 melanda Indonesia pada 2020. Dia bersama istri kehabisan modal dan kini tinggal di gerobak yang juga digunakan untuk mencari barang rongsokan.

Adibah menceritakan, dia merantau ke Kota Bandung pada 2018. Saat itu dia sempat berjualan mainan anak-anak di sekitar kawasan Batagor Serayu atau tepatnya di Jalan Serayu Nomor2, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan. 

"Dulu jualan mainan di Batagor Serayu, tapi sama yang punya tempat udah ga boleh, karena jalan jadi sempit katanya," ujar Adibah saat ditemui, Rabu (1/5/2024).

Setelah itu dia mencoba untuk mencari lokasi baru menjajakan dagangan. Namun sayang, Alun-Alun Bandung yang menjadi tempatnya berjualan mendapat larangan dari pemerintah.

"Saya coba jualan di alun-alun, tapi tiap jualan dikejar Satpol PP," katanya.

Adibah yang hidup berdua bersama sang suami Fathullah (40) kehabisan modal setelah pandemi Covid-19. Dia dan suami memilih merongsok untuk bisa menyambung hidup.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut