TNI Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks OPM Tuduh Aparat Tembak Mati Pelajar di Yalimo

Kurnia Illahi
Ilustrasi, Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Foto: Puspen TNI)

JAYAPURA, iNews.id - TNI meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan hoaks yang disebarkan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) dengan menuduh aparat menembak mati pelajar di Yalimo, Papua Pegunungan. Hoaks tersebut dinilai sengaja diciptakan OPM untuk menciptakan keresahan dan konflik.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan dalam keterangannya, Selasa (16/9/2025).

"Jangan terhasut dan terprovokasi berita hoaks dari OPM. Mari kita ciptakan rasa aman dan damai di Tanah Papua," ujar Kolonel Inf Candra.

Menurutnya, hoaks yang disebarkan oleh gerombolan yang dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu untuk memanaskan situasi, bentuk propaganda dengan tujuan mengadu domba antara TNI dengan masyarakat.

"Tidak benar berita itu, tidak benar Aparat TNI melakukan penembakan dan tidak benar melakukan pengedropan pasukan ke wilayah Yalimo," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Tuding Aparat Tembak Mati Pelajar di Yalimo, Kodam Cenderawasih Sebut Hoaks

57 tahun lalu

Operasi TNI di Papua, 8 Anggota OPM Ditembak di Puncak Jaya dan Intan Jaya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal