Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Warga Australia Pasok Senjata ke OPM Papua, DPR Desak Polri Gerak Cepat
Advertisement . Scroll to see content

OPM Tuding Aparat Tembak Mati Pelajar di Yalimo, Kodam Cenderawasih Sebut Hoaks

Selasa, 16 September 2025 - 14:59:00 WIB
OPM Tuding Aparat Tembak Mati Pelajar di Yalimo, Kodam Cenderawasih Sebut Hoaks
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan. (Foto: iNews/Fredy Nuboba)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali membuat geram TNI. Gerombolan yang dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu kembali menyebarkan berita bohong (hoaks) di media sosial.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan mengatakan OPM menuduh personel TNI secara brutal menembak pelajar Papua di SMA Negeri 1 Yalimo hingga tewas pada Selasa (16/9/2025).

"Tidak benar berita itu, tidak benar aparat TNI melakukan penembakan dan tidak benar melakukan pengedropan pasukan ke wilayah Yalimo," ujar Kolonel Candra.

Menurutnya, motif OPM menyebarkan hoaks tersebut untuk memanaskan situasi sebagai bentuk propaganda dengan tujuan mengadu domba antara TNI dengan masyarakat.

"Aparat keamanan setempat terus melakukan upaya, baik koordinasi, mediasi dan komunikasi agar situasi kembali kondusif. Untuk saat ini upaya tersebut terus dilakukan," ucapnya.

Dia berharap dan meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dari pemberitaan hoaks yang sengaja disebar oleh OPM dengan propaganda-propagandanya dengan tujuan menciptakan keresahan dan konflik di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Jangan terhasut dan terprovokasi berita hoaks dari OPM. Mari kita ciptakan rasa aman dan damai di Tanah Papua," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut