Pesan Terakhir Prajurit KKO Usman-Harun untuk Sang Ibu sebelum Dieksekusi Mati

Sucipto
Prajurit KKO Usman-Harun dihukum gantung di SIngapura. (Foto: Ist)

Menjelang fajar menyingsing tanggal 9 Maret 1965 mereka berhasil mendarat di pantai Singapura dan menyusup masuk ke pusat kota Singapura. Akhirnya ketiga sukarelawan itu berhasil meledakkan Gedung Mac Donald House tepat pukul 03.07 dinihari.

Namun di tengah perjalanan ke pangkalan mereka berpisah dengan Gani bin Aroep untuk menghindari kecurigaan, namun malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih Usman dan Harun tertangkap polisi perairan Singapura pada pagi hari 13 Maret 1965 karena perahu motor hasil rampasan untuk kembali ke pangkalan macet di tengah laut.

Prajurit TNI AL dari Koprs Marinir. (Foto: Istimewa).

Keduanya akhirnya dihadapkan kemeja hijau dituduh melanggar “kontrol area” dan pembunuhan saat terjadi aksi peledakan Gedung Mc Donald House.

Pihak hakim menolak tuntutan terdakwa agar diperlakukan sebagai tawanan perang dan akhirnya pada 20 Oktober 1965 keduanya diputuskan menjalani hukuman mati di tiang gantung. Meski begitu, keduanya tetap tabah menerima kenyataan ini sampai tibanya hari eksekusi tiga tahun kemudian.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengharukan, Ini Surat Terakhir Usman-Harun Sebelum Dihukum Gantung di Singapura

57 tahun lalu

Pascakeributan Oknum TNI di Kota Sorong, POMAL Razia Tempat Hiburan Malam

57 tahun lalu

Capaian Vaksinasi di Cianjur Masih Rendah, TNI AL Gelar Serbuan Vaksin

57 tahun lalu

Menteri Kelautan dan Perikanan Ajak TNI AL Optimalkan Potensi Laut

57 tahun lalu

Mobil Tenggelam di Kanal saat Banjir Makassar, Marinir TNI AL Bantu Evakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal