Pesan Terakhir Prajurit KKO Usman-Harun untuk Sang Ibu sebelum Dieksekusi Mati

Sucipto
Prajurit KKO Usman-Harun dihukum gantung di SIngapura. (Foto: Ist)

Meski begitu keputusan ini sangat disesalkan pemerintah Indonesia, bahkan Presiden Soeharto saat itu mengirim utusan khusus yang berupaya membebaskannya atau minimal merubah keputusan hukuman menjadi seumur hidup.

Namun semua upaya diplomatik kandas, akhirnya pada pukul 06.00 Kamis pagi 17 Oktober, Usman dan Harun harus menjalani hukuman dan gugur sebagai martir di atas tali gantungan di penjara Changi, Singapura.

Jenazah Serda KKO Usman dan Kopral KKO Harun saat tiba di Tanah Air. (Foto: Ist)

Sebelum menjalani hukuman gantung, keduanya sempat mengirimkan surat terakhir kepada kedua orang tuanya. Surat tersebut berisi permohonan agar keluarga mengikhlaskannya. Berikut isi suratnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengharukan, Ini Surat Terakhir Usman-Harun Sebelum Dihukum Gantung di Singapura

57 tahun lalu

Pascakeributan Oknum TNI di Kota Sorong, POMAL Razia Tempat Hiburan Malam

57 tahun lalu

Capaian Vaksinasi di Cianjur Masih Rendah, TNI AL Gelar Serbuan Vaksin

57 tahun lalu

Menteri Kelautan dan Perikanan Ajak TNI AL Optimalkan Potensi Laut

57 tahun lalu

Mobil Tenggelam di Kanal saat Banjir Makassar, Marinir TNI AL Bantu Evakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal