Perusakan Tugu Ikon Wisata Raja Ampat, Polisi: Hasil Konstruksi Tidak Sesuai RAB

Chanry Andrew Suripatty
Tugu yang menjadi ikon wisata Raja Ampat di kota Waisai. (Foto: Istimewa).

WAISAI, iNews.id - Polisi menangkap seorang pria yang diduga telah melakukan perusakan di Tugu Selamat Datang Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Motifnya karena pelaku sakit hati lantaran upah pengerjaan proyek tugu tersebut tidak seperti yang dijanjikan di awal.

Pelaku, Yulius Parapa (33), diduga telah merusak tugu selamat datang di Kota Waisai pada Sabtu (9/5/2020) lalu. Dia nekat melakukan aksi anarkistis tersebut karena dalam pengaruh minuman keras (miras).

"Pelaku ini merupakan pekerja pembangunan proyek tugu selamat datang tersebut. Namun upah kerja yang dia terima tidak sesuai dengan perjanjian awal, padahal anggaran proyek sudah cair," kata Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre JW Manuputy di kota Waisai, Minggu (10/5/2020).

Pelaku yang emosi ditambah pengaruh miras langsung melakukan perusakan tugu tersebut pada Sabtu dini hari. Karena ulahnya itu, saat ini Yulius diamankan polisi di Mapolres Raja Ampat.

Penangkapan pelaku, kata dia, tidak sampai berlarut-larut, karena petugas mendapati rekaman CCTV saat kejadian tersebut. Kemudian sejumlah orang diperiksa sebagai saksi juga membenarkan aksi pelaku.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Pekerja Tersetrum saat Bangun Atap Koperasi di Mojokerto, 1 Tewas 1 Luka Parah

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Raja Ampat Papua Barat Daya

57 tahun lalu

UMP Sumsel 2026 Naik 7,10 Persen, Gaji Pekerja Jadi Rp3,9 Juta Lebih

57 tahun lalu

34,6 Hektare Lahan Kebun Kopi PTPN I di Kawasan Ijen Bondowoso Dirusak OTK

57 tahun lalu

Kisah Pilu Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Jadi Korban Kekerasan Seksual sejak Usia 5 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal