Ratusan Pemandu Wisata di Raja Ampat 2 Bulan Lebih Menganggur

Chanry Andrew Suripatty
Antara
Kawasan wisata di Raja Ampat ditutup sementara selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

WAISAI, iNews.id - Sebanyak 184 pemandu wisata yang tergabung dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, dua bulan lebih menganggur. Mereka kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan akibat pandemi virus corona.

Ketua HPI Raja Ampat, Ranny Iriani Tumundo mengatakan, kondisi ekonomi pemandu wisata di Kabupaten Raja Ampat anjlok. Karena tidak ada wisatawan yang berkunjung sejak ada pembatasan sosial untuk mencegah Covid-19.

"Sebanyak 80 persen pemandu wisata HPI Raja Ampat telah berkeluarga yang saat ini kesulitan keuangan untuk biaya hidup dan pendidikan anak-anak mereka," kata Ranny saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2020).

Menurut dia, sebagian dari para pemandu wisata ini memiliki usaha lain. Namun mereka yang tidak punya sama sekali, mereka harus berjuang keras di tengah situasi yang sangat sulit.

Ia mengatakan pemandu wisata menghadapi kenyataan hidup yang sulit di tengah wabah virus corona. Namun tak ada yang perlu disalahkan karena kondisi ini adalah bencana dunia.

"Kami berharap bisa berdoa dan berharap kepada Tuhan agar badai ini cepat berlalu sehingga sektor pariwisata kembali berjalan seperti biasa," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Raja Ampat Papua Barat Daya

57 tahun lalu

Kisah Pilu Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Jadi Korban Kekerasan Seksual sejak Usia 5 Tahun

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Bongkar Kebejatan Ayah Kandung

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD di Raja Ampat Tertembak di Sekolah, Polisi Amankan Siswa SMP

57 tahun lalu

Viral! Bocah SD di Raja Ampat Diduga Jadi Korban Penembakan OTK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal