KRI Teluk Wondama Sandar di Wasior, Disambut Masyarakat dengan Ritual Adat

Antara
Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor bersama para pejabat daerah, tokoh adat foto bersama dengan pimpinan dan awak kapal KRI Teluk Wondama saat melakukan kunjungan perdana di Pelabuhan Kuri Pasai Wasior, Selasa (11/4/2023) pagi. (ANTARA/Zack Tonu B)

"Karena di TNI AD sudah, Polri sudah, kami harapkan TNI AL bisa ada anak-anak Wondama diterima dan dididik menjadi anggota TNI AL. Itu sesuatu yang menjadi harapan kami," katanya.

Ketua DPRD Teluk Wondama Herman Sawasemariai juga mengaku bangga karena KRI Teluk Wondama yang sudah lama dinantikan kehadirannya oleh masyarakat akhirnya tiba di ‘negeri asalnya’.

"Kami sampaikan terima kasih banyak kepada pemerintah daerah dalam hal ini bapak bupati dan wakil bupati karena masyarakat sudah lama menantikan kapal KRI Teluk Wondama. Mereka mau tahu kapal Teluk Wondama yang mana dan akhirnya kapal ini bisa tiba di Kabupaten Teluk Wondama," ujar Sawasemariai.

Kebanggaan juga menyelimuti hati para tua-tua adat di Teluk Wondama. Ketua DAP Daerah Wondama Adrian Worengga mengatakan, penyematan nama Teluk Wondama pada armada perang merupakan bentuk penghormatan negara terhadap entitas kultur Teluk Wondama yang selama ini dikenal dengan ‘Tanah Peradaban Orang Papua.’

"Dengan pemberian nama KRI Teluk Wondama dapat mengangkat harkat dan martabat orang Wondama sebagai Tanah Peradaban orang Papua. Ini salah satu bukti dari pesan moyang-moyang kami suatu ketika akan terjadi seperti yang hari ini kita saksikan," kata Worengga.

Rencananya pada 12 April 2023 bertepatan dengan HUT ke-20 Kabupaten Teluk Wondama, KRI Teluk Wondama melakukan open ship sehingga masyarakat bisa berkunjung langsung ke atas kapal tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! PT PAL Pangkas Waktu Produksi Kapal Perang 2 Tahun Jadi 6 Bulan

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal