Asal Usul Suku Asmat, Kisah Patung Kayu Hidup Mengikuti Irama Tifa

Reza Rizki Saputra
Suku Asmat membawakan tarian pukul tifa pada Festival Budaya Suku Asmat ke-27 di Kabupaten Asmat, Papua. (Foto: Antara).

Ada pula yang menangis karena mengenang kerabat mereka yang meninggal. Tradisi zaman dahulu menggunakan perahu-perahu tersebut untuk melakukan provokasi terhadap musuh agar berperang. 

Namun seiring perkembangan zaman, fungsinya berubah menjadi pengangkut makanan.

Upacara yentpokmbu

Suku asmat memberi nama rumah bujang sesuai marga pemiliknya. Rumah bujang merupakan bangunan yang bisa digunakan untuk kegiatan religius maupun non religius. Selain itu, rumah ini juga difungsikan untuk berkumpul keluarga. 

Namun dalam kondisi tertentu, contohnya saat penyerangan, perempuan dan anak-anak tidak diperbolehkan masuk.

Rumah Adat Suku Asmat

Masyarakat suku Asmat tersebar di daerah pedalaman hingga pesisir pantai. Mereka tinggal di rumah tradisional bernama Jeu. Rumah ini berukuran 25 meter. Selain itu, beberapa penduduk asmat lain juga tinggal di rumah yang dibangun di atas pohon.

Tari dan alat musik tradisional

Tarian adat suku Asmat yang terkenal, yakni tari tobe atau tarian perang. Dulunya tarian ini hanya dilakukan saat ada perintah dari kepala suku untuk berperang.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

8 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

13 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

16 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

19 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal