273 Prajurit TNI AL Sandang Baret Ungu, Komandan Korps Marinir: Jangan Cengeng, Camkan Itu

Antara
Komandan Korps Marinir TNI AL, Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto melakukan pembaretan terhadap 273 prajurit remaja Korps Marinir TNI AL. (Foto: Antara).

MALANG, iNews.id - Komandan Korps MarinirTNI AL, Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto melakukan pembaretan terhadap 273 prajurit remaja Korps Marinir TNI AL. Pembaretan dilakukan di Pantai Baruna Kondang Iwak, Desa Tulungrejo, Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2022).

Pada kesempatan itu dia menyampaikan, baret ungu Korps Marinir TNI AL tidak hanya sebagai simbol identitas diri. Namun, kata dia mengamanahkan tuntutan untuk selalu menjaga kehormatan dan kebanggaan Korps dalam tugas dan pengabdian sebagai garda terdepan bangsa dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Konsekuensi, menjadi seorang prajurit Korps Marinir TNI AL menuntut tanggung jawab untuk berperilaku dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai luhur tuntunan prajurit Korps Marinir TNI AL," ujar Widodo.

Hal ini, kata dia sebagai landasan moral dalam setiap penugasan oleh karena itu, jaga dan pelihara kemampuan dan keterampilan sebagai prajurit-prajurit petarung yang profesional, religius, humanis dan handal di segala medan operasi, memiliki karakter, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebenaran dan kejujuran, serta rela untuk berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.

“Selamat bergabung di Korps Baret Ungu, kalian adalah pasukan pendarat, camkan itu, dari pantai kalian menyerbu dituntut untuk bertempur dan nyawa sebagai taruhannya, jangan cengeng jadilah prajurit militan dan profesional," ucapnya.

Turut hadir pada acara pembaretan Danpasmar 2, Dankodikmar, Kadepmar AAL, Dankolatmar, Danlanmar Surabaya, Dankolak serta Dansatlak jajaran Pasmar 2.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal