Prajurit TNI AL Jajal Senjata Marinir Pakistan, RPG-7 hingga Mitraliur Gun 12,7 Mm 

Kurnia Illahi
Marinir TNI AL dengan Marinir Pakistan melaksanakan latihan bersama (latma) di Nathiagali Firing Range, Karachi, Pakistan, Kamis (25/5/2023). (Foto: Dok. TNI).

JAKARTA, iNews.id - Prajurit TNI AL berkesempatan menjajal secara langsung senjata bantuan yang dimiliki oleh Pakistan Marines. Kesempatan itu pada pelaksanaan latihan bersama (latma) Marinir TNI AL dengan Marinir Pakistan di Nathiagali Firing Range, Karachi, Pakistan, Kamis (25/5/2023).

Senjata yang dicoba, yaitu RPG-7, MG-3, AX-50 Sniper dan Mitraliur Gun 12,7 mm. Sebelum menjajal, diawali dengan pengenalan senjata dan penjelasan tindakan keamanan masing-masing senjata oleh personel PAK Marines kepada prajurit korps Marinir TNI AL.

Latma yang diberi nama Keris Talwar 2023 tersebut merupakan latihan dua negara untuk mempererat hubungan kerja sama militer Indonesia dan Pakistan. Latma dilaksanakan secara bergantian, yakni di Indonesia dan di Pakistan.

Dalam latma ini, Korps Marinir TNI AL mengirimkan 23 prajurit. "Telah menjadi suatu prioritas bagi TNI AL untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi, baik itu pada aspek alutsista maupun personel," ujar Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dikutip dari laman TNI, Senin (29/5/2023).

Dia menyampaikan, kepada seluruh prajurit Jalasena untuk terus meningkatkan kesiapan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan satuan operasi. 

Sementara itu, dari serangkaian uji coba penembakan senjata tersebut, prajurit korps Marinir TNI AL mampu menguasai dengan cepat karakteristik seluruh senjata bantuan PAK Marines dan mampu menembakkan dengan baik seluruh senjata tersebut ke sasaran yang telah ditentukan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal