TNI AL Gunakan Perahu Karet Tembus Daerah yang Masih Tergenang Banjir di Kalsel

Antara
Tim Satgas SAR TNI Angkatan Laut terus mendistribusikan bantuan ke lokasi-lokasi yang masih tergenang air di Kalsel. (Foto: Antara/Firman)

BANJARMASIN, iNews.id - Tim Satgas SAR TNI Angkatan Laut masih mendistribusikan bantuan ke lokasi-lokasi yang masih tergenang air di Kalimantan Selatan (Kalsel) akibat banjir besar terjadi sejak 14 Januari 2021 lalu. Menggunakan perahu karet LCR TNI AL dapat menembus daerah yang sulit dijangkau akibat terdampak banjir hingga terisolasi.

"Memasuki hari ke-16, masih ada beberapa wilayah yang tergenang meski airnya terus menyurut, ini menjadi prioritas untuk dibantu," kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Sandharianto, Jumat (29/1/2020)

Selain menyalurkan bantuan sendiri seperti dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dan jajaran TNI AL lainnya, Satgas SAR TNI AL juga membantu pendistribusian bantuan dari berbagai pihak.

"Tim mengajak pula sejumlah pemuda-pemudi yang tergabung dalam komunitas relawan untuk turut serta mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di beberapa titik yang masih sulit dijangkau dengan jalur darat," tutur Danlanal.

Di antaranya bersama komunitas relawan dari ACT (Aksi Cepat Tanggap) Kalsel untuk mendistribusikan bantuan di Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Lokasi tersebut masih tergenang air pada ketinggian 50 cm, tim harus melewati rintangan berupa jembatan dan cabang anak sungai yang sempit untuk mencapai posko pengungsian di sejumlah titik.

Kemudian bersama tim relawan juga memberikan layanan kesehatan serta terapi psikososial atau hiburan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Cahaya Baru dan Desa Puntik di Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal