Menurut Hafiz Anshari, berikutnya akan mengadakan pertemuan lagi dalam menentukan langkah mencegah aksi terorisme, khususnya di kalangan anak muda.
“Peristiwa ini menandakan Kalsel tidak aman dari aksi terorisme. Apalagi aksi ini dilakukan oleh anak muda. Karena kita perlu menyusun langkah-langkah agar peristiwa ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Pertemuan para ulama dan Boy Rafly serta Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afianta ini juga dihadiri Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris Makkie yang juga Ketua NU Kalsel.