Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 9 Remaja Diduga Serang Polisi di Eks MTQ Kendari Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Penyerang Polsek Daha Selatan Diduga Tidak Sendiri

Sabtu, 06 Juni 2020 - 21:04:00 WIB
Penyerang Polsek Daha Selatan Diduga Tidak Sendiri
Polsek Daha Selatan diserang dua pria tak dikenal yang membawa senjata tajam samurai.
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, pelaku yang masih berusia 20 tahun merupakan salah satu contoh kasus kaum milenial salah dalam memahami ajaran Islam. “Perbuatan pelaku ini merupakan aksi terorisme. Di Indonesia dan juga di banyak negara lainnya, aksi terorisme ini merupakan kejahatan extra ordinary dan kejahatan yang sangat serius,” ujar perwira tinggi polisi berpangkat bintang tiga ini.

Dalam rangka perlindungan kepada masyarakat Indonesia, menurut Boy Rafli, BNPT mengajak para ulama seluruh Indonesia termasuk di Kalsel untuk meluruskan pemikiran yang tidak mencerminkan ajaran Islam yang Rahmatan Lil'alamin.

“Alhamdulillah, para ulama kita siap memberikan dukungan. Memberikan pemahaman terhadap hal-hal yang tidak membahayakan anak-anak muda kita. Agar tidak mudah melakukan hal-hal yang destruktif dan pembunuhan. Apalagi tindakan yang dilarang itu mengatasnamakan agama,” ujar Boy Rafli.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel Abdul Hafiz Anshari mengatakan, pencegahan terhadap aksi terorisme tidak bisa hanya dilakukan pihak kepolisian. Tetapi harus melibatkan semua pihak, termasuk tokoh agama atau ulama.

“Apalagi, aksi teror yang bersumber dari kesalahan memahami ajaran agama Islam. Maka kami para ulama punya tanggung jawab untuk meluruskannya,” kata Hafiz Anshari yang turut hadir dalam pertemuan dengan Boy Rafli.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut