Eks Sekda Tersangka, Ketua DPRD Tanah Bumbu malah Ajak Dewan Jamin Penangguhan Penahanan

Zainal Hakim
Ketua DPRD Tanah Bumbu Supiansyah. (Foto: iNews/Zainal Hakim)

TANAH BUMBU, iNews.id - Pascapenahanan mantan sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rooswandi Saleem (RS), yang ditetapkan tersangka dugaan korupsi, Ketua DPRD setempat Supiansyah mulai melakukan gerakan. Dia mengimbau semua koleganya di legislatif pasang badan untuk menjamin penangguhan penahanan RS.

"Benar, saya meminta semua anggota Dewan. Kan wajar kita kemanusiaan dan kawan. Masalah proses hukum tetap (berjalan), hanya memindahkan ke tahanan kota atau rumah. Apalagi ini tengah bulan Ramadan," kata Ketua DPRD Tanah Bumbu Supiansyah saat dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021).

Dia beralasan tersangka RS merupakan mantan petinggi Kabupaten Tanah Bumbu. Lumrah jika mereka meminta pihak kejaksaan untuk mempertimbangkan penangguhan penahanan dari sel tahanan Mapolres Tanah Bumbu dipindahkan ke rumah yang bersangkutan.

"Ini permintaan kepada seluruh anggota dewan yang bersedia membantu RS sebagai pertemanan," ucapnya.

Dia menegaskan, hanya menawarkan kepada semua koleganya yang mau membantu, tapi dengan kop surat DPRD.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu, Andi Rustianto Sampaikan Salam Pemuda

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Pilot Helikopter yang Jatuh di Tanah Bumbu

57 tahun lalu

Helikopter Eastindo Ditemukan Terbakar di Hutan Mentewe, Begini Kondisi Sejumlah Korban

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Helikopter Bawa 8 Penumpang Hilang Kontak di Tanah Bumbu

57 tahun lalu

5 Fakta Penahanan Mahasiswi ITB Tersangka Kasus Meme Ditangguhkan, Nomor 4 Ucap Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal