PELAIHARI, iNews.id - Dua pecandu narkoba merampok suami istri penjual sabu di Desa Salaman, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan. Akibatnya korban mengalami luka tusukan belasan kali.
Polisi yang menerima informasi dengan cepat menangkap kedua pelaku berinisial AR dan MZ, remaja 16 tahun di dua lokasi berbeda. Sementara korban ZF yang menderita 11 tusukan kabur saat mendapat perawatan di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari. Istrinya AY yang menderita 7 luka tusukan masih dalam perawatan.
Wakapolres Tanah Laut Kompol Irwan Kurniadi mengatakan, kronologi kejadian bermula saat pelaku AR dan MZ membeli sabu di rumah korban. Keduanya membeli sabu Rp200.000 dan menggunakannya di rumah korban.
Usai mengisap sabu, mereka berencana menjalankan aksinya merampok ZF. Upaya pertama terpaksa mereka urungkan sebab ada orang yang datang ke rumah korban untuk beli sabu.
Namun setelah orang tersebut pergi, mereka kemudian menyusun rencana lagi dan membeli sabu Rp100.000. Seperti biasa keduanya menikmati barang terlarang tersebut di rumah korban.