Satgas Pamtas Sergap Penyelundup 7,1 Kg Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Antara
Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha menyergap dua penyelundup sabu di jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia di Jagoi Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (6/2/2023). (Foto: Pendam XII/Tanjungpura)

BENGKAYANG, iNews.id - Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha menyergap dua penyelundup sabu di jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia di Jagoi Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat. Dua pelaku adalah K dan D yang merupakan warga Dusun Belidak, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

Keduanya disergap saat melewati jalan tikus di Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang pada Senin, (6/2/2023) sekitar pukul 17.52 WIB.

"Sampai saat ini barang bukti dan kedua pelaku masih diamankan di Pos Pamtas untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Ade Rizal Muharram di Pontianak, Selasa (7/2/2023).

Ade menjelaskan, tim yang menyergap kedua pelaku berjumlah lima orang dari Pos Pamtas Sentabeng yang dipimpin Sertu Arda.

Dari hasil interogasi diketahui sabu tersebut berasal dari Malaysia dan akan diedarkan di Indonesia. Sabu tersebut dibungkus dalam tujuh paket yang dibungkus dengan alumunium foil dan ditutup plastik warna hitam.

"Genderang perang terhadap peredaran gelap narkoba sampai saat ini masih terus ditabuh Kodam XII Tanjungpura," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita

57 tahun lalu

Kondisi Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Cedera Parah Tulang Belakang

57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Malaysia di Makassar, Sita 1,45 Kg Sabu Senilai Rp2,7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal