Jawab Bupati Landak, Dinkes Kalbar Akui Lambat Laporkan Hasil Tes Swab

Antara
Kepala Dinkes Kalimantan Barat dr Harisson. (Foto: Antara)

"Kalau kami hanya menyelesaikan Landak, kasihan kabupaten-kota yang lain. Untuk itu harus dibagi," ujarnya.

Harisson mengapresiasi Kabupaten Landak yang sangat tinggi melakukan tes dan tracing kontak. Dia berharap pemerintah kabupaten atau kota di Kalbar yang sangat serius mengirimkan sampel swab, bisa membeli alat pemeriksa sampel swab sendiri.

"Kalau memang serius ingin mengatasi pandemi di daerahnya, kabupaten-kota belilah alat PCR sendiri seperti Kabupaten Sintang. Sehingga sampel tes usap bisa langsung diperiksa pada hari itu juga," katanya.

Sebelumnya, Bupati Landak Karolin Margret Natasha mengeluhkan lamanya hasil pemeriksaan sampel swab di daerahnya. Karolin mengklaim telah mengirim 200 sampel swab tiap pekan, sehingga total sebanyak 800 sampel dalam sebulan.

"Kami mohon pemerintah provinsi tolong dipercepatlah. Karena kami ditanya masyarakat, kok hasilnya tidak keluar-keluar," keluh Karolin di Ngabang, Minggu (4/10/2020).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kayong Utara Kalbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal