Jawab Bupati Landak, Dinkes Kalbar Akui Lambat Laporkan Hasil Tes Swab

Antara
Kepala Dinkes Kalimantan Barat dr Harisson. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengakui pemeriksaan sampel swab berjalan lambat. Penyebab lambatnya pemeriksaan karena jumlah sampel yang dikirim melebihi kuota, tak seimbang dengan kapasitas pemeriksaan di Laboratorium Untan.

"Namun tentu saja tidak semua yang dikirim harus selesai tepat waktu mengingat kapasitas Laboratorium Untan dan jumlah sampel tes usap yang dikirimkan oleh Kabupaten Landak melebihi kuota," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson di Pontianak, Senin (5/10/2020).

Harisson mengatakan itu untuk menjawab keluhan Bupati Landak Karolin Margret Natasha soal lamanya hasil pemeriksaan sampel swab dari daerahnya.

Harisson mengatakan, sudah banyak sampel swab yang selesai diperiksa. Dengan enam hari kerja, Laboratorium Untan mampu memeriksa 3.000-4.000 sampel swab.

Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa yang diperiksa bukan hanya dari Kabupaten Landak saja. Laboratorium Untan juga memeriksa sampel swab dari daerah lain.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kayong Utara Kalbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal