Weekend Story: Ironi Tenaga Kerja di Indonesia, Ijazah Disandera Perusahaan Nakal

Felldy Aslya Utama
Weekend Story: Ironi Tenaga Kerja di Indonesia, Ijazah Disandera Perusahaan Nakal. (Foto: iNews.id).

Meski demikian, dia menilai perjanjian semacam itu tetap tidak tepat secara filosofis dan konstitusional karena pekerja berhak mendapatkan pekerjaan serta kehidupan yang layak tanpa harus disandera oleh perusahaan.

"Nah, ketika dia punya ijazah ditahan, artinya si pekerja ini akan disandera untuk tidak bisa kemana-mana. Padahal kan dia bisa, oh saya setelah 12 bulan, setelah jatuh tempo, mau cari kerja, kan belum tentu juga diperpanjang. Nah, artinya dia ketika mau cari kerja kan butuh ijazah," ucapnya. 

Selain itu, dia mengkritik lemahnya pengawasan ketenagakerjaan oleh pemerintah. Menurutnya, pengawas ketenagakerjaan saat ini kurang efektif dalam menindak pelanggaran. 

Untuk mengatasi masalah ini, dia mengusulkan pembentukan komisi pengawas eksternal yang melibatkan unsur pekerja, pengusaha dan pemerintah agar pengawasan lebih transparan dan akuntabel.

Dia menilai, momentum perhatian pemerintah terhadap kasus ini harus dimanfaatkan dengan serius. Dia juga berharap ada tindakan nyata agar praktik penahanan ijazah dapat dihentikan sepenuhnya, sehingga hak pekerja untuk mencari pekerjaan yang lebih baik tidak lagi terhambat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

Tegas! Puluhan Kades di Jombang Tolak Karyawan KDMP Titipan Parpol, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Tilap Barang Rp7 Miliar, 5 Karyawan Nekat Bakar Gudang Pabrik Rokok di Malang

57 tahun lalu

Diduga Tahan Ijazah Sejumlah Eks Karyawan, Pabrik Plastik di Madiun Disidak Disnakerin

57 tahun lalu

Puluhan Buruh di Lampung Diduga PHK Lewat WA, Perusahaan Sebut Pemberitahuan Libur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal