Sosok Marsinah, Aktivis Buruh Pabrik asal Nganjuk yang Dianugerahi Pahlawan Nasional

Kurnia Illahi
Marsinah, aktivis buruh pabrik asal Nganjuk, Jawa Timur yang dianugerahi Pahlawan Nasional. (Foto: iNews).

Awal 1993, Gubernur Jatim Soelarso mengeluarkan surat edaran yang menganjurkan kenaikan gaji pokok sebesar 20%. Meski disambut baik oleh para pekerja, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengusaha. 

PT CPS pun membahas surat tersebut dengan penuh kegelisahan, hingga akhirnya para buruh memutuskan untuk melakukan aksi protes pada 3 dan 4 Mei 1993, menuntut kenaikan upah dari Rp1.700 menjadi Rp2.250 per hari.

Marsinah turut aktif dalam aksi tersebut, termasuk menghadiri rapat persiapan pada 2 Mei di Tanggulangin. Pada 3 Mei, para buruh menghentikan aktivitas kerja yang kemudian diintervensi oleh Koramil setempat. 

Aksi berlanjut pada 4 Mei dengan mogok kerja total dan penyampaian 12 tuntutan, termasuk kenaikan tunjangan tetap sebesar Rp550 per hari.

Hingga 5 Mei, Marsinah masih terlibat dalam aksi dan negosiasi dengan pihak perusahaan. Dia menjadi salah satu dari 15 perwakilan buruh dalam perundingan. 

Namun, siang hari itu, 13 buruh lainnya dibawa ke Kodim 0816/Sidoarjo dan dipaksa mengundurkan diri. Marsinah sempat mendatangi Kodim untuk mencari tahu nasib rekan-rekannya. Malam harinya, sekitar pukul 10, ia menghilang.

Selama tiga hari berikutnya, keberadaan Marsinah tidak diketahui. Pada 8 Mei 1993, dia ditemukan telah meninggal dunia.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar 10 Pahlawan Nasional Baru: Soeharto hingga Marsinah

57 tahun lalu

Mengenal Marsinah, Buruh Kecil dari Nganjuk Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

May Day di Surabaya, Buruh Kepung Kantor Gubernur Jatim Tuntut Hapus Outsourcing

57 tahun lalu

Puluhan Buruh di Lampung Diduga PHK Lewat WA, Perusahaan Sebut Pemberitahuan Libur

57 tahun lalu

Ratusan Buruh Demo di Mojokerto, Tuntut Pengaktifan BPJS Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal