Proses Belajar Pesantren di Jatim Tunggu Persetujuan Tim Covid-19 Daerah

Ihya Ulumuddin
Ratusan santri disemprot disinfektan untuk menghindari penularan Covid-19. (Foto: istimewa)

Khofifah mengatakan, kehati-hatian ini perlu untuk mencegah penularan baru Covid-19 di pesantren. Pasalnya, santri di pesantren berasal dari berbagai daerah. “Bisa saja lingkungan sekitar pondok zona kuning atau bahkan hijau. Tetapi, santrinya kan dari mana-mana. Apalagi, interaksi sosial mereka sangat erat,” ujarnya.

Karena itu dia berharap semua pihak untuk tetap waspada dan berhati-hati. Selain kesiapan Tim Covid-19 di internal pesantren, santri yang hendak masuk juga harus dipastikan sehat dan diupdate oleh pengasuh  pesantren.

“Selain itu, mereka juga harus melihat peta terakhir Covid-19,” katanya.

Sementara itu, untuk membantu kesiapan pesantren memulai proses belajar, Pemprov Jatim telah mengirimkan bantuan alat penegakan protokol kesehatan untuk 168 pesantren di Jatim.

Bantuan tersebut berupa masker kain, sprayer elektrik (alat penyemprot disinfektan), baju hazmat (alat pelindung diri), thermal gun (alat pengukur suhu badan), hand sanitizer, lysol, kacamata goggle, face shield, sepatu boot, tempat cuci tangan dan sarung tangan lateks.

Selain itu, semua ponpes juga diberi vitamin C, paket sembako dan dompet kesehatan Covid-19.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ponpes Nurul Jadid Mesuji Dibakar Massa, Diduga Buntut Kasus Asusila

57 tahun lalu

Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ditutup Buntut Kasus Kiai Cabul, Begini Nasib 252 Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal