Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

Proses Belajar Pesantren di Jatim Tunggu Persetujuan Tim Covid-19 Daerah

Senin, 22 Juni 2020 - 14:09:00 WIB
Proses Belajar Pesantren di Jatim Tunggu Persetujuan Tim Covid-19 Daerah
Ratusan santri disemprot disinfektan untuk menghindari penularan Covid-19. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Proses belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur (Jatim) menunggu persetujuan Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota. Persetujuan ini diperlukan untuk memastikan pondok pesantren aman dari ancaman Covid-19.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, koordinasi teknis tengah dilakukan pondok pesantren dan pemerintah daerah masing-masing. Koordinasi ini menyangkut kesiapan petugas Covid-19 di pesantren, pos kesehatan pesantren (Poskestren), alat pelindung diri hingga proteksi santri dari Covid-19.

“Saya sudah melihat beberapa pesantren. Mereka sangat berhati-hati dan menunggu lampu hijau pemerintah. Karena itu, kami bersurat ke bupati/wali kota untuk berkoordinasi teknis dengan mereka,” kata Khofifah saat dialog di iNews TV, Senin (22/6/2020).

Atas kehati-hatian ini sejumlah pesantren membatasi santri baru yang masuk di pertengahan bulan Syawal ini. Mereka tetap memegang tradisi memulai belajar di pertengahan Syawal. Namun, jumlahnya dibatasi demi kehati-hatian.

“Jadi memang ada pesantren yang mendapatkan wasiat dari pendahulu, bahwa memulai belajar itu di pertengahan Syawal. Dan ini dilakukan dengan sangat arif dan hati-hati,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut