Proses Belajar Pesantren di Jatim Tunggu Persetujuan Tim Covid-19 Daerah

Ihya Ulumuddin
Ratusan santri disemprot disinfektan untuk menghindari penularan Covid-19. (Foto: istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Proses belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur (Jatim) menunggu persetujuan Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota. Persetujuan ini diperlukan untuk memastikan pondok pesantren aman dari ancaman Covid-19.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, koordinasi teknis tengah dilakukan pondok pesantren dan pemerintah daerah masing-masing. Koordinasi ini menyangkut kesiapan petugas Covid-19 di pesantren, pos kesehatan pesantren (Poskestren), alat pelindung diri hingga proteksi santri dari Covid-19.

“Saya sudah melihat beberapa pesantren. Mereka sangat berhati-hati dan menunggu lampu hijau pemerintah. Karena itu, kami bersurat ke bupati/wali kota untuk berkoordinasi teknis dengan mereka,” kata Khofifah saat dialog di iNews TV, Senin (22/6/2020).

Atas kehati-hatian ini sejumlah pesantren membatasi santri baru yang masuk di pertengahan bulan Syawal ini. Mereka tetap memegang tradisi memulai belajar di pertengahan Syawal. Namun, jumlahnya dibatasi demi kehati-hatian.

“Jadi memang ada pesantren yang mendapatkan wasiat dari pendahulu, bahwa memulai belajar itu di pertengahan Syawal. Dan ini dilakukan dengan sangat arif dan hati-hati,” ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ponpes Nurul Jadid Mesuji Dibakar Massa, Diduga Buntut Kasus Asusila

57 tahun lalu

Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ditutup Buntut Kasus Kiai Cabul, Begini Nasib 252 Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal