Perjuangan Kiai Amin Wujudkan Kemandirian Ekonomi Para Santri 

Ihya Ulumuddin
Kiai Amin bersama para santri dan keluarga di sawah. (Fathul Ulum).

Kiai Amin menjelaskan, aktivitas para santri dimulai pada pukul 03.00 WIB untuk menjalankan salat malam dan berlanjut hingga subuh. Setelah itu, kajian agama (kitab kuning) hingga pukul 05.00 WIB. 

Aktivitas bertani atau bekerja dilakukan setelah kajian agama hingga pukul 07.30 WIB. Setelah itu santri mengikuti sekolah diniyah mulai pukul 08.30 WIB dan berakhir pada waktu duhur. 

“Nanti habis magrib mengaji lagi. Kemudian habis isya’ musyawarah. Setelah itu mempersiapkan pelajaran esok hari dan tidur,” katanya. 

Ngaji Ati Ngaji Ekonomi

Konsep santripreneur terus diperluas oleh Kiai Amin. Selain di lingkungan Pesanteren Fathul Ulum dan pesantren lain yang bermitra. Pendidikan wirausaha itu juga diimplementasikan di masyarakat, tempat Kiai Amin berdakwah. 

Misinya sama, bagaimana masyarakat bisa mandiri secara ekonomi serta tetap terjaga spiritualitasnya. Lewat konsep itu, masyarakat tidak hanya diajak mengaji (diasah spiritualnya), tetapi juga diajari bekerja, mencari sumber pendapatan agar ekonomi keluarganya tetap terjaga. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Bidik Basis Santri Jawa Timur, Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal