Mortir 81 Mm Era Perang Dunia I Masih Diandalkan TNI AL, Bentuknya Ringkas Mudah Dibawa

Kurnia Illahi
Mortir 81 Mm masih menempati posisi sebagai senjata dukungan jarak dekat andalan bagi Parjurit Marinir TNI AL. (Foto: Dok. TNI AL).

SIDOARJO, iNews.id - Mortir 81 Mm masih menempati posisi sebagai senjata dukungan jarak dekat andalan bagi Parjurit Marinir TNI Angkatan Laut (AL). Mortir tersebut digunakan sejak era Perang Dunia I.

Mortir 81 Mm dipertahankan oleh TNI AL sebagai unsur bantuan tembakan infanteri. Bentuknya yang ringkas membuat Mortir 81 MM mudah dibawa ke sana ke mari bersama pergerakan pasukan.

Alat utama sistem persenjataan (alutsista) itu juga masih dilibatkan dalam latihan untuk mengasah kemampuan tempur prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir. Latihan drill Mortir 81 MM dilaksanakan di lapangan apel Yonif 1 Marinir, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (19/1/2023).

Komandan Batalyon Infanteri 1 Marinir Letkol Marinir Akhmad Kharis Mukhyiddin menyampaikan, latihan drill Mortir 81 Mm dilaksanakan untuk mempertajam serta meningkatkan kemampuan tempur prajurit.

Manfaat latihan tersebut, kata dia tugas pokok yang diberikan Satuan dapat berjalan dengan lancar dan tidak dapat diragukan lagi. “Laksanakan kegiatan dengan penuh semangat, utamakan faktor keamanan baik material maupun personel,” ujar Akhmad Kharis dikutip dari laman TNI, Selasa (24/1/2023).

Latihan dipimpin oleh Lettu Marinir M. Saeful Jihad. Latihan itu untuk melatih kemampuan prajurit Yonif 1 Marinir yang memiliki kualifikasi menembak senjata bantuan lintas lengkung agar selalu siap dan tetap profesional dalam mengawaki senjata bantuan lintas lengkung, khususnya senjata Mortir 81 Mm.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal