Seleksi Ratusan Calon Prajurit TNI AL di Makassar, Tes Samapta Jasmani Dibagi 4 Gelombang

Kurnia Illahi
Lantamal VI Makassar menyeleksi Caba dan Cata Prajurit Karier TNI AL Gelombang I Tahun 2023 melalui  tes samapta jasmani di Lapangan olahraga Mako Lantamal VI. (Foto: Dok. TNI AL).

MAKASSAR, iNews.id - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI Makassar, Sulawesi Selatan menyeleksi  Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier TNI AL Gelombang I Tahun 2023. Seleksi melalui  tes samapta jasmani yang digelar di Lapangan olahraga Mako Lantamal VI, Jumat (20/1/2023).

Pada tahap seleksi ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari Panitia Daerah (Panda) Lantamal VI Makassar. Mereka bersaing untuk menunjukkan kualitas terbaiknya agar memenuhi syarat pada seleksi berikutnya di tingkat pusat. 

"Calon prajurit Bintara dan Tamtama TNI AL yang terpilih harus menunjukkan kualitas terbaik dan memenuhi syarat untuk dapat bersaing nantinya di seleksi tingkat pusat," ujar Sekretaris Panda Lantamal VI Makassar Letkol Laut (K) Saifudin Zuhri dikutip dari laman TNI AL, Senin (23/1/2023). 

Dia menjelaskan, pelaksanaan tes samapta prajurit TNI AL Panda Makassar akan berlangsung  menjadi empat gelombang. Pada hari pertama, kata dia, yaitu Jumat (20/1/2023) diikuti sebanyak 145 peserta yang terdiri dari Caba pria 91 orang dan Caba perempuan 54 orang. 

Sedangkan sisanya, kata dia akan mengikuti tes pada hari berikutnya, dengan materi meliputi baterai A lari 12 menit, dilanjutkan baterai B sit up, push up, pull up dan shuttle run serta tes ketangkasan renang dan pengecekan postur.

Dalam kegiatan itu juga dihadiri Kadisminpers Lantamal VI serta seluruh panitia seleksi test Samapta Caba Cata Lantamal VI.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal