Kondisi tersebut memicu dugaan kuat dari pihak keluarga bahwa sesaat setelah video call di hari Sabtu, korban langsung dieksekusi. Jasadnya diduga sengaja dibawa dan dibuang ke Bandara Juanda dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Saat ditemukan pada Rabu siang, jenazah RYS berada di kursi penumpang depan dengan kondisi jok yang direbahkan, mobil terkunci dari luar, dan kunci kontak dibawa kabur pelaku.
Selain rekaman CCTV di Bandara Juanda saat proses pembuangan mayat, pihak keluarga mengaku mengantongi bukti krusial lainnya yang kini sudah diserahkan ke tim penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo.
"Kami juga memiliki rekaman CCTV saat korban sedang bersama laki-laki tersebut ketika berada di wilayah Pujon, Malang. Semua bukti sudah di tangan polisi," ucap Risang.
Pihak keluarga kini menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada pihak kepolisian dan berharap pria misterius yang terakhir kali bersama korban saat di Pujon maupun yang terekam di Juanda dapat segera diringkus.