BANGKALAN, iNews.id — Misteri kematian RYS, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan yang ditemukan membusuk di dalam mobil di parkiran Bandara Juanda, mulai menemui titik terang. Pihak keluarga membeberkan komunikasi dan panggilan video (video call) terakhir korban sebelum akhirnya hilang kontak secara misterius.
Jenazah korban telah dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Kamis (25/6/2026).
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengungkapkan kronologi hilangnya korban. RYS diketahui berpamitan kepada pihak keluarga sejak hari Kamis pekan lalu.
Pada Kamis malam, korban sempat mengirimkan pesan berupa pembagian lokasi terkini (share location) yang menunjukkan posisinya berada di daerah Pujon, Malang.
Aktivitas korban bahkan dipastikan masih terpantau normal hingga keesokan harinya. Pihak keluarga menegaskan, korban masih sempat melakukan panggilan video (video call) untuk memberi kabar.
"Pada hari Jumat hingga Sabtu pagi, korban RYS ini sebenarnya masih sempat melakukan video call dengan keluarganya. Tidak ada kecurigaan saat itu," kata Risang Bima Wijaya kepada awak media, Kamis (25/6/2026).
Namun, petaka dimulai pada Sabtu siang. Panggilan video yang biasanya direspons dengan cepat tiba-tiba mati total. Pihak keluarga seketika kehilangan kontak (lost contact) dengan korban sejak saat itu.
Hanya berselang beberapa jam setelah panggilan video terakhir pada Sabtu pagi, mobil dinas korban terdeteksi masuk ke kompleks Bandara Juanda Surabaya pada Sabtu sore pukul 16.00 WIB.
Melalui rekaman CCTV bandara, kejanggalan besar pun terungkap. Saat melewati loket tiket parkir, bukan RYS yang mengemudikan mobil tersebut, melainkan seorang pria misterius. Pria itulah yang terekam kamera menjulurkan tangan mengambil tiket parkir dari kursi pengemudi.