KPK Dalami Aliran Uang Bupati Bangkalan ke KPUD untuk Survei Elektabilitas

Antara
KPK memeriksa anggota KPU Bangkalan Sairil Munir untuk mendalami dugaan aliran uang Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron ke KPUD untuk survei elektabilitas. (Foto: Antara)

Besaran biaya komitmen yang diberikan dan diterima tersangka Ra Latif melalui orang kepercayaannya bervariasi, sesuai dengan posisi jabatan yang diinginkan. KPK menduga besaran nilai biaya komitmen tersebut dipatok Rp50-150 juta, yang teknis penyerahannya secara tunai melalui orang kepercayaan Ra Latif.

Selain itu, KPK juga menduga tersangka Ra Latif menerima sejumlah uang lain, karena turut serta dan ikut campur dalam pengaturan beberapa proyek di seluruh dinas di Pemkab Bangkalan, dengan penentuan besaran biaya sebesar 10 persen dari setiap nilai anggaran proyek.

Ra Latif diduga telah menerima uang lewat orang kepercayaannya senilai Rp5,3 miliar. KPK mengungkapkan uang yang diterima tersangka Ra Latif tersebut digunakan untuk keperluan pribadinya, salah satunya untuk membayar survei elektabilitas.

Selain itu, Ra Latif juga diduga menerima pemberian lainnya dalam bentuk gratifikasi. Hal itu akan ditelusuri dan dikembangkan lebih lanjut oleh tim penyidik KPK.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Dicopot, Kapolres Bima Kota Diperiksa Propam Polri terkait Aliran Uang Narkoba

57 tahun lalu

Bupati Bangkalan Didemo Ribuan Warga, Dinilai Nepotisme dan Tidak Transparan

57 tahun lalu

Demo di DPRD Bangkalan Diwarnai Kericuhan dan Pengusiran Bupati

57 tahun lalu

Soal Aliran Uang Judi Sabung Ayam, Kapendam Sriwijaya: Kalau Tidak Polsek ya Koramil

57 tahun lalu

Terungkap dalam Sidang, Eks Kasat Lampung Selatan Jadi Kurir Sabu Terima Rp1,3 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal