Kisah Kaum Brahmana Bersekutu dengan Ken Arok Lengserkan Kertajaya Raja Kediri

Avirista Midaada
Patung Ken Arok, pendiri kerajaan Singasari. (istimewa).

Menariknya pada masa-masa ini, oleh para pengikut dan pendukungnya, Ken Arok justru kemudian dikukuhkan sebagai raja Tumapel dengan gelar Abhiseka Rajasa Sang Amurwabhumi. Pengukuhan Ken Arok sebagai raja Tumapel ini sangat dimungkinkan terjadi pada 1222.

Sebab dalam beberapa sumber dikisahkan Ken Arok statusnya sebagai raja Tumapel, bukan sebagai akuwu atau kabupaten dari wilayah Kerajaan Kediri, mulai dari 1222 hingga 1227 atau 1247. Jadi di tahun 1222 ini status dan posisi Ken Arok di Tumapel bukan lagi sebagai akuwu, melainkan sebagai raja. 

Ketika Ken Arok telah menjadi raja, maka Tumapel sendiri bukan lagi sebagai daerah pakuwuan di bawah kerajaan Kediri, melainkan telah berubah menjadi kerajaan yang berdiri sendiri dan terpisah dengan Kediri.

Di sinilah wilayah Tumapel telah melakukan gerakan separatisme terhadap Kediri. Penobatan Ken Arok sebagai raja Tumapel ini juga membuatnya tidak pernah menghadap Kediri. Bahkan kiriman upeti ke Kediri pun dihentikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Detik-Detik Pasukan Ken Arok Mengepung Tumapel, Tunggul Ametung di Ujung Kekuasaan

57 tahun lalu

Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

57 tahun lalu

5 Gunung yang Dianggap Suci di Jatim, Acuan Kerajaan Masa Lampau Dirikan Istana

57 tahun lalu

Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal